THOMAS CUP : INDONESIA JUARA GROUP

0
14

BR| OLAHRAGA. Thailand-Susah payah debutan Gideon dan kawan kawan di IMPACT Arena, Exhibition and Convention Center, Muang Thong Thani akhirya membuahkah hasil dengan kemenangan tipsi 3-2 atas Korea Selatan di pertandingan terakhir babak penyisihan grup Piala Thomas 2018. Kemenangan ini membawa Indonesia tampil  ke babak perempat final sebagai juara Grup B. Di babak penyisihan, tim Thomas Indonesia tergabung dalam Grup B bersama Korea Selatan (Korsel), Kanada, dan tuan rumah Thailand.

Dengan keluar sebagai juara grup, di babak perempat final, skuat Merah Putih memiliki keuntungan tidak  bertemu dengan para tim-tim unggulan lebih dulu.Hal itu membuat peluang Indonesia lebih besar untuk melaju ke babak semifinal. Mengingat di perempat final nanti, calon lawan yang merupakan runner-up grup akan ditentukan lewat undian.

Sepanjang permaina Indonesia vs Korea Selatan tersaji perminan yang cukup menarik manakala kedua tim ingin keluar sebagai juara. Hanya saja, Korea tampil dengan komposisi berbeda. Mereka hanya menempatkan satu pemain andalannya Son Wan Ho, peringkat dua dunia sebagai tunggal pertama. Selebihnya merupakan pemain pelapis.  Dengan demikian secara peringkat Indonesia di atas kertas unggul namun di lapangan justru berbeda,  Anthony Sinisuka Ginting yang bermain di partai pertama menyerah di tangan Wan Ho  dengan skor ketat 20-22, 20-22.

Hasil ini cukup disayangkan mengingat dalam dua game tersebut sebenarnya Anthony yang menyentuh posisi 20 terlebih dahulu, tapi dia tidak mengakhiri dengan kemenangan. Wan Ho yang dalam dua game tertinggal 18-20 berhasil menyusul dan akhirnya merebut keunggulan.

Anthony mengaku jika dirinya kurang konsisten di poin-poin penting. Dia pun terpancing dengan permainan lawan hingga gagal mengatasinya.
“Jadinya kebawa terburu-buru. Saya kebawa permainan Wan Ho yang menyerang dan itu menguntungkan dia,” ujarnya.

Kekalahan Anthony membuat Indonesia tertinggal 0-1. Namun, di partai berikutnya Kevin Sanjaya SukamuljoMarcus Fernaldi Gideon berhasil membalaskannya guna menyamakan kedudukan 1-1. Kali ini, mereka bermain lebih baik dibandingkan saat melawan Thailand. Kevin-Marcus lebih bisa menguasai kondisi lapangan, kendati belum turun dengan permainan terbaiknya. Mereka menumbangkan pasangan baru Korea, Chung Eui Seok-Kim Won Ho meski harus dengan ruber game, 21-11, 14-21, 21-10.

Indonesia kembali tertinggal 1-2 setelah kekalahan mendera tunggal kedua Indonesia yang turun di partai ketiga. Jonatan Christie yang baru dimainkan di kejuaraan ini pasca istirahat dari sakit harus menyerah dari Heo Kwang Hee 17-21, 19-21. Padahal jika melihat peringkat Heo memiliki rangking jauh di bawah Jonatan yang saat ini di 11 dunia, tapi memang bila menilik head to head, dari dua pertemuan sebelumnya Jonatan belum pernah menang atas lawannya.

Permainan apik Mohamad Ahsan-Hendra Setiawan kembali buat kedudukan imbang 2-2. Meskipun mereka harus bekerja keras untuk merebutnya, tapi mereka sukses memetik kemenangan 21-14, 18-21. 21-15 atas ganda peringkat 215 dunia, Choi Solgyu-Kim Dukyoung. Penentu kemenangan Indonesia di laga ini adalah Firman Abdul Kholik. Dia menang rubber game 20-22, 21-15, 21-12 atas Ha Young Woong. Firman mengaku seharusnya bisa memetik kemenangan dalam straight game, tapi di game pertama dia terlalu bernapsu untuk menyelesaikan permainan, hingga terburu-buru.(SR/berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here